Jl. Hs. Jayadiningrat 6, Serang - Banten 42115
Sebelum puasa tanggal 17 februari yang lalu, Umah Budaya Kaujon berkolaborasi dengan Rempah Kaibon untuk mengadakan jamuan sore. Rencana membuat jamuan sore di Umah Budaya Kaujon sebetulnya sudah cukup lama tercetusnya. Berdasarkan cerita beberapa keluarga yang pernah tinggal dan berkunjung ke Umah Kaujon, ada kebiasaan yang rutin dilakukan setiap sore di Umah Kaujon.

Kegiatan bersantai sore selepas melakukan berbagai pekerjaaan dari pagi. Sebelum malam menjelang, saat suasana meredup, melepas lelah dan bercengkrama dengan saudara dan keluarga. Selain duduk santai dan berbincang-bincang, ada jamuan yang selalu terhidang di meja-meja saji. Kadang teh, kadang kopi, atau sesederhana air putih tawar yang disajikan untuk menyegarkan haus. Tak lupa beberapa camilan khas pada masanya untuk melengkapi hari tanpa perlu membuat perut kenyang.
Gayung bersambut ketika Umah Budaya Kaujon kemudian bertemu dengan Rempah Kaibon di acara titik temu yang diadakan di Umah Budaya Kaujon. Ide yang cukup lama bersemayam kemudian menyeruak diantara perbincangan dengan tim Rempah Kaibon. Minuman yang diramu dari bahan baku lokal dengan khasiat yang bukan main bisa membuat badan segar kembali, berhasil diracik Rempah Kaibon menjadi unggulan produk jualannya. Setelah diperhatikan dengan seksama, ternyata ada beberapa bahan lokal yang sama-sama digunakan dengan camilan kue khas Umah Budaya Kaujon. Berasal dari resep Eyang, yang kemudian di masak kembali oleh Oi Patissarie. Ada lada, cengkeh, kayu manis, kapulaga, dan keluarga empon-empon.






Nenek moyang kita sudah mengkonsumsinya entah semenjak kapan. Pengetahuan mereka akan potensi bahan alam lokal terbukti masih relevant sampai hari ini. Sebagai manusia yang lahir dan tumbuh di tanah yang sama dengan semua sumber alam lokal kita, maka sudah menjadi sebuah keniscayaan bahwa makanan yang diracik dari bahan-bahan tersebut akan cocok untuk badan kita, bahkan bisa bermanfaat sampai ke batin yang terdalam. Ketika badan diberi asupan sehat maka jiwa dan raga akan menjadi kuat
Sebelum memasuki ruang jamuan, peserta dibawa berkeliling museum Umah Kaujon terlebih dahulu. Disambut dengan fakta-fakta sejarah yang mungkin tidak banyak yang mengetahuinya. Sebuah kisah tentang keluarga yang pernah menghuni Umah Kaujon. Meninggalkan kenangan dan nilai-nilai yang patut kita lestarikan dan kita ajarkan kepada generasi berikutnya. Cerita yang tercatat dan tersimpan kemudian dipresentasikan dengan layak kemudian diceritakan langsung oleh salah satu keturunannya menambah magis perjalanan melewati berbagai memori masa yang telah lalu.




Jamuan ini memang sebuat pilot project kami dalam menyajikan sebuah jamuan masa kini dengan pengetahuan masa lalu dan bahan lokal yang tersedia disekeliling kita. Kepiawaian Rempah Kaibon dalam menyajikan kembali racikan masa lalu ini berhasil mengawinkan nuansa rasa yang otentik dengan aneka kue dan santapan dari resep museum Umah Kaujon. Dihadiri oleh berbagai macam latar belakang dengan pengalaman rasa yang unik dari masing-masing peserta menambah meriah jamuan sore itu. Tanpa terasa bibir merekah dan hati berbunga-bunga, baik penyelenggara maupun peserta mendapatkan pengalaman yang menyenangkan dan manis untuk dikenang. Jamuan sore itu berjalan lancar, memupuk harapan baru untuk membuat berbagai jamuan lainnya di masa yang akan datang.





